Ira Koesno Moderator Debat Capres, Demokrat Curiga KPU Masuk Angin

Nasional

NOTULA – kontroversi penunjukkan Ira Koesno oleh Komisi Pemiliham Umum (KPU) sebagai moderator pada debat kandidat calon presiden dan calon wakil presiden Pilpres 2019 menyeruak.

Ira Koesno yang berprofesi sebagai presenter di salah satu televisi swasta nasional itu disebut-sebut memiliki rekam jejak tidak fair saat menjadi moderator debat pada Pilkada DKI Jakarta lalu.

“Jadi kita butuh moderator debat kandidat yang bukan sekadar presenter. Kita butuh moderator yang bukan partisan politik, tidak punya rekam jejak tidak adil seperti pada saat Pilkada Jakarta dulu,” tutur Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, di Jakarta, Sabtu (29/12).

Ferdinand secara jujur mengaku kecewa dengan penunjukkan Ira Koesno oleh KPU. “Saya dengar Ira Koesno terpilih sebagai moderator. Kami kecewa dengan dipilihnya Ira. Karena dia punya rekam jejak tidak adil pada saat Pilkada Jakarta,” tuturnya.

Ferdinand menaruh harapan kepada KPU untuk menjaga integritas dan netralitasnya dengan tidak menunjuk moderator debat kandidat partisan. Jika tidak, lanjut Ferdinand, netralitas KPU patut dipertanyakan.

“Kami sarankan KPU bisa menunjukkan sebagai lembaga yang adil dan tidak berpihak kepada Jokowi, dengan memilih moderator yang baik, netral dan tidak memiliki tendensi politik. Jika mengabaikan hal itu, kami curiga KPU sudah masuk angin,” pungkasnya, seperti dikutip dari rmol.co.