Immanuel Ebenezer Resmi Dilaporkan ke Bareskrim

Nasional

NOTULA – Menyikapi pernyataan Immanuel Ebenezer yang menyebut peserta reuni 212 sebagai wisatawan dan penghamba uang, Persaudaraan Alumni (PA) 212 akhirnya melaporkan Ketua Umum BTP Mania itu ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Senin (4/2).

“Dengan menuding penghamba uang terhadap alumni 212, membuat saya ingin kepastian (hukum), kok dia seenaknya mengatakan menganggap 212 penghamba uang. Ini sudah negatif, sudah tidak baik,” kata kuasa hukum PA 212, Azzam Khan, usai melapor di Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat.

Seblumnya, kata dia, Immanuel juga sudah dilaporkan oleh Ketua Divisi Hukum PA 212, Damai Hari Lubis, dalam kasus yang berbeda, yakni mengenai Al-Quran bukanlah kitab suci dan Nabi Muhammad bukanlah orang suci.

“Itu jelas (melanggar pasal) 156 A, ujaran kebencian. Pasal pidananya masuk, tapi (proses hukumnya) sampai saat ini nggak ada semua,” kata Azzam.

Dia berharap laporannya ditindaklanjuti oleh Bareskrim. Karena, lanjut dia, saat ini masyarakat sudah lagi tidak bisa dibodohi. “Rakyat ini gak bodoh, semua ngerti, nggak bisa bermain di tingkat begini,” pungkas Azzam.

Hingga berita ini diturunkan, Azzam dan beberapa pengurus Persaudaraan Alumni 212 tengah membuat laporan polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) terhadap Immanuel Ebenezer.