NOTULA – Fitnah lewat media sosial (Medsos) yang dialamatkan kepada pendakwah kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) menyita perhatian publik. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendesak dilakukan pengusutan, sedang Partai Demokrat menyatakan siap di belakang UAS.

Ketua bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Jakarta Pusat Utara, Fadli Rumafeking, bahkan mendesak agar aktor fitnah diusut penegak hukum. “Penegak hukum harus segera mengusut tuntas otak intelektual di balik fitnah keji itu,” jelasnya, dalam keterangan yang diterima, Minggu (14/4).

Fitnah kepada Abdul Somad muncul dari tuitan di akun @saiddidu, milik mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, yang diretas orang tak bertanggung jawab.

Peretas dalam akun itu mengatakan, Ustaz Abdul Somad atau UAS mendapat hadiah rumah di Dusun Rimbo Panjang, Kecematan Tambang, Kabupaten Kampar Riau. Rumah itu disebut sebagai imbalan kepada UAS untuk mendukung Prabowo.

Perihal kejadian itu, Fadli menegaskan, saat ini elite politik di Indonesia tengah mempraktikkan pepatah klasik dunia politik, yaitu homo homini lupus atau manusia adalah serigala bagi sesama. Artinya, yang dianggap berbeda akan dimangsa.

“Kenyataan ini terlihat jelas, ketika ada warga negara yang mempunyai pendapat dan pilihan yang berbeda langsung dicap dan jadikan mangsa politik. Terlepas dari sikap dan dukungan politik UAS kepada paslon 02,” jelasnya.

Apapun kondisi dan pilihan politik, Fadli menegaskan, fitnah kepada ulama seperti UAS yang dikenal ramah dan menyatukan perbedaan, tidak bisa dimaafkan. “Fitnah yang ditujukan kepada beliau telah mencederai nilai-nilai Pancasila dan demokrasi,” pungkasnya.

-Demokrat Bersama Ustaz Somad-

Menanggapi fitnah itu, kader Partai Demokrat juga memberi dukungan. Kadiv Advokasi dan Hukum Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menegaskan, partai berlambang mercy akan selalu berdiri memberi pembelaan kepada UAS.

“Ustaz Somad yang kami muliakan dan hormati, kami seluruh kader Demokrat berdiri membela ustaz dari fitnah dan serangan para Dajjal dan PKI. Kami berdiri menjaga ustaz dari serangan apapun. Saya secara pribadi menaruh hormat sebesar-besarnya untuk UAS,” tegas Ferdinand dalam akun Twitter pribadinya.

Ferdinand turut mengunggah foto Ketua Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono bersama UAS.

Hal yang sama juga dilakukan kader Demokrat, Andi Arief. Dia mengunggah foto AHY dan UAS sembari memastikan Demokrat selalu bersama pendakwah asal Riau itu dalam menghadapi fitnah.

“UAS yang kami hormati, pada mereka yang berhati sempit, hadapi dengan keluasan hatimu. Demokrat Bersamamu!” pungkasnya, seperti dikutip dari rmol.co.