Hari Ini, Nasib Gubernur Anies Ditentukan

Nasional

NOTULA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam kasus salam jari bakal ditentukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor, pada hari ini, Jumat (11/1).

Menurut Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Irvan Firmansyah, saat ini pihaknya tengah melakukan kajian internal menuju dilakukannya Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) terkait pelaporan gestur dan ucapan Anies Baswedan saat menghadiri acara Konfernas Partai Gerindra, beberapa waktu lalu.

“Saat ini sedang dilakukan kajian internal dan besok lakukan pembahasan kedua sama Gakkumdu,” kata Irvan, Kamis (10/1).

Dia menegaskan, setelah melakukan kajian, pihaknya bakal memutuskan. Apabila Anies tidak bersalah maka pelaporan akan dihentikan.

“Di situ putusannya, apakah dugaan pelanggaran ini memenuhi unsur pelanggaran pidana atau tidak. Jika enggak, ya dihentikan. Ketika memenuhi unsur, maka dilanjutkan ke tahap penyidikan ke kepolisian,” katanya, seperti dikutip dari rmol.co.

Seperti diberitakan, Anies sebelumnya diperiksa Bawaslu terkait pose jari dalam acara Konfrensi Nasional Partai Gerindra Senin (17/12) lalu.

Bawaslu menyatakan, pihaknya melakukan klarifikasi terhadap Anies terkait dugaan pelanggaran Pemilu. Dalam hal ini Bawaslu mengaitkan dengan pasal 547 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu.

Pasal 547 UU Pemilu itu berbunyi: “Setiap pejabat negara yang dengan sengaja membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu Peserta Pemilu dalam masa Kampanye, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah)”.