Habib Bahar Penuhi Panggilan Polisi

Nasional

NOTULA – Pemimpin Majelis Pembela Rasulullah, Muhammad Bahar bin Ali bin Smith alias Habib Bahar, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Subdit Kamneg Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Habib Bahar dikawal sejumlah laskar Front Pembela Islam (FPI) datang ke gedung Bareskrim, Komplek Kementerian Kalautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (6/12), sekitar pukul 11.25 WIB.

Mengenakan kacamata hitam dan sorban warna putih bercorak batik yang menjadi penutup kepalanya, pria kelahiran 33 tahun itu tidak memberikan komentar sedikit pun kepada awak media.

“Allahu Akbar, kami bersama Habib. Jangan takut Bib,” teriak para pendukungnya, saat Habib Bahar berjalan menuju gedung Bareskrim.

Habib Bahar, seperti dikutip dari rmol.co, yang didampingi beberapa kuasa hukumnya langsung dijemput beberapa penyidik polisi, kemudian masuk gedung guna menjalani pemeriksaan.

Penyidik Mabes Polri sudah dua kali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Habib Bahar terkait dugaan kasus penghinaan dan ujaran kebencian.

Habib Bahar diproses pihak polisi lantaran menyebut Presiden Joko Widodo adalah banci pada ceramahnya yang viral di media sosial. Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid yang melaporkan kasus itu.