Gus Ali: Tol Mapan Menggeliatkan Perekonomian Malang Raya

Malang Raya

NOTULA – Meski belum rampung seratus persen, tol Malang-Pandaan (Mapan) akhirnya dibuka secara fungsional selama musim libur Natal dan Tahun Baru 2019.

Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan nomor 115/2018 pada 12 Desember 2019, tol sepanjang 38,48 kilometer itu difungsikan mulai Jumat (21/12) hingga 3 Januari 2019, untuk mengurangi kepadatan dari arah Surabaya, Pandaan menuju Malang dan sebaliknya. Tol yang terkoneksi dengan Trans Jawa itu selesai pertengahan tahun depan.

Inisator Malang Raya The Little Indonesia, H Ali Ahmad, menyambut baik hal itu. Menurut Gus Ali, begitu ia akrab disapa, keberadaan jalan tol Malang-Pandaan ini sendiri memiliki banyak manfaat untuk masyarakat Malang Raya.

“Yang jelas ini juga meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas barang dan jasa. Proyek jalan tol ini dapat mempersingkat jarak tempuh. Proses distribusi akan menjadi lebih cepat dan efesien,” tandas Ketua DPC PKB Kabupaten Malang itu.

Pria berlatarbelakang pengusaha itu menambahkan, jika jalanan dalam kondisi lancar, akses Surabaya – Malang dapat ditempuh dengan waktu 2 hingga 2,5 jam, tapi bila ada kemacetan, jarak Surabaya-Malang yang hanya 80 kilometer itu bisa ditempuh 3 jam.

“Bahkan pernah sampai 5 jam lebih pada saat libur panjang Lebaran, atau terjadi insiden kecelakaan yang menghambat arus lalu-lintas di kawasan itu,” ujar Gus Ali

Tentunya, lanjut Gus Ali, beroperasinya Tol Malang-Pandaan lebih mempermudah masyarakat dalam beraktivitas, yang berdampak pada geliat ekonomi kedua kota terbesar di Jawa Timur itu.

Ia juga mengapresiasi kerja keras pemerintah dibawah arahan Presiden Joko Widodo, melalui program pembangunan jalan tol di seluruh tanah air.

Pembangunan jalan tol ini, menurut dia, sangat berpengaruh terhadap perkembangan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Dengan adanya proyek jalan tol ini sebenarnya akan menimbulkan banyak manfaat dan dampak positif terhadap perkembangan wilayah di setiap daerah yang sudah dilalui.

“Setiap daerah bisa mudah diakses dengan cepat, sehingga memberi banyak daya tarik investor dalam hal proses penanaman modal, dan nantinya daerah ini akan berkembang cukup maju,” kata Pembina Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Malang Raya itu

“Apalagi, dengan akses yang lebih mudah, Malang Raya sebagai daerah tujuan wisata akan semakin menarik minat. Dan muaranya pada menggeliatnya ekonomi dari masyarakat. Dibangunnya jalan tol ini juga sebagai bukti nyata pemerataan pembangunan di tanah air,” imbuh calon anggota DPR RI dapil Malang Raya itu.