Gunung Semeru Muntahkan Awan Panas

Malang Raya, Nasional

NOTULA – Gunung tertinggi di Jawa, Semeru, dilaporkan memuntahkan awan panas. Jarak luncurnya mencapai 4,5 kilometer, sekitar pukul 17.25 WIB, Sabtu (16/1/21) petang tadi.

Informasi yang berhasil dihimpun dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyebutkan, laporan pengamatan visual sementara di wilayah Malang, asap pekat tampak meluncur dengan kecepatan tinggi ke arah tenggara.

Asap tebal Nampak keluar dari kawah Jonggring Saloko dengan volume cukup besar. Sementara itu, mengikuti arah angin, hujan abu vulkanik diduga mengarah ke utara.

Secara terpisah, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, saat dikonfirmasi menjelaskan, diperkiraan lokasi awan panas berada di sekitar Desa Sumber Mujur dan Desa Curah Koboan, Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, siaran pers Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), membenarkan Gunung semeru mengeluarkan awan panas, dengan jarak 4.5 kilometer.

“Di sekitar Sumber Mujur dan Curah Koboan yang menjadi titik guguran awan panas,” bunyi siaran pers BNPB, seperti dikutip dari RMOL.id, beberapa saat lalu.

Gunung Semeru sendiri saat ini masih berada pada level II atau berstatus ‘Waspada’, dan saat ini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sedang melakukan evaluasi lebih lanjut.

Pemerintah sudah mengimbau agar masyarakat yang bermukim di sekitar Desa Sumber Mujur serta Desa Curah Koboan dan sekitarnya, agar waspada menghadapi potensi bencana yang dapat ditimbulkan sewaktu-waktu.

Khusus masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Kobokan juga diingatkan agar tetap waspada menghadapi adanya intensitas curah hujan yang tinggi, yang diperkirakan bisa memicu banjir lahar dingin.

Hingga siaran pers ini diturunkan, tim gabungan lintas Kementerian/Lembaga masih dalam proses pengembangan informasi dan belum ada keterangan adanya korban jiwa atas peristiwa tersebut.