Giliran Menpora Digarap KPK

Nasional

NOTULA – Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora), Imam Nahrawi, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nama sang menteri masuk daftar periksa, terkait kasus dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Hari ini dijadwalkan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, sebagai saksi,” tutur Jurubicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (24/1).

Imam Nahrawi disebut-sebut mengetahui proses pembahasan dana hibah Kemenporake pada KONI yang berujung suap. Bahkan, dari penggeledahan di ruang kerja Imam, KPK mengamankan sejumlah dokumen berkaitan kasus itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK mengungkap kasus suap dana hibah KONI itu dalam operasi tangkap tangan.

Dari operasi senyap itu KPK menetapkan lima tersangka, tiga diantaranya merupakan penerima suap. Mereka adalah Deputi IV Kemenpora, Mulyana, PPK Kemenpora, Adhi Purnama dan Staf Kemenpora, Eko Triyanto.

Sedangkan pihak yang diduga memberi suap adalah Sekretaris Jenderal KONI, Ending Fuad Hamidy dan Bendahara Umum KONI, Jhoni E Awuy.

Alat bukti yang diamankan KPK berupa uang tunai senilai Rp 318 juta, buku tabungan dan ATM dengan saldo sekitar Rp 100 juta, satu unit mobil Chevrolet dan bingkisan uang tunai di KONI senilai Rp 7 miliar.