Gemuruh Terdengar Sampai Pandeglang, Status Anak Krakatau Jadi “Siaga”

Nasional

NOTULA – Setelah dinyatakan aktif sejak Juni lalu, disusul arupsi terus menerus, kini level status anak Gunung Krakatau dinaikkan dari “Waspada” menjadi “Siaga”.

Kepastian itu disampaikan Petugas Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Anak Krakatau, Windi Cahya Untung, Kamis (7/12) pagi ini.

Menurut dia, saat ini suara gemuruh juga masih terdengar hingga ke bibir Pantai Carita, Pandeglang.

“Kenaikkan status ini didasari aktivitas Gunung Anak Krakatau yang semakin meningkat selama beberapa waktu terakhir,” tambah Windi.

Berdasar hasil monitoring, terdapat getaran tremor menerus mikrotremor yang terekam dengan amplitudo 8-32 Mm, dominan di angka 25 Mm.

Meski demikian, petugas pos pantau tidak dapat mendapat data visual gunung karena terhalang awan yang dipengaruhi cuaca hujan.

“Cuaca mendung dan hujan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan timur laut. Suhu udara 24-26 derajat Celsius dan kelembaban udara 91-96 persen,” ucapnya.

Kenaikan status ini menyebabkan jarak aman masyarakat dan wisatawan dari Gunung Anak Krakatau ditingkatkan dari radius lebih dari 2 kilometer menjadi 5 kilometer dari gunung.