NOTULA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan jajarannya begitu sigap merespon ancaman pembunuhan terhadap empat pejabat negara, berbanding terbalik dengan ancaman serupa yang dialami kubu oposisi.

Seperti dialami Fadli Zon, Fahri Hamzah dan Fahira Idris yang sesungguhnya juga diancam bunuh, dan identitas orang yang mengancam kali ini juga terang benderang.

Menyikapi itu, koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, membagikan cuitan akun Twitter milik Nathan P Suwanto.

Tertulis jelas dalam bahasa Inggris, nama-nama tokoh kubu oposisi yang menjadi sasaran yang bersangkutan untuk dibunuh.

“Orang ini terang identitasnya, akan dan berniat jahat akan membunuh @Fahrihamzah @fadlizon @fahiraidris dll, tapi dia sama sekali tidak tersentuh hukum,” kata Dahnil, seperti dikutip dari rmol.co, (30/5).

Dia pun mempertanyakan sikap polisi yang terkesan tebang pilih. Bagaimanapun Fahri, Fadli juga Fahira Idris, hingga kini masih pejabat publik.

“Keadilan kita entah kemana? Sedangkan kita yg berbeda sikap politik, salah sedikit bisa pidana yang mengerikan,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, dalam konferensi pers, Kapolri menyatakan, empat pejabat negara ring 1 menjadi target pembunuhan tersangka yang sudah ditangkap kepolisian, baru-baru ini.

Empat pejabat itu adalah Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan dan Staf Khusus Presiden bidang Intelijen Gorries Mere.