Erdogan, Putin dan Kerajaan Belanda Ikut Berduka atas Tsunami Selat Sunda

Nasional

NOTULA – Ungkapan simpati dan ikut berduka cita atas musibah tsunami di Selat Sunda dating dari sejumlah pemimpin negara, di antaranya Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

“Atas nama rakyat Turki, saya menyatakan belasungkawa kepada semua rakyat Indonesia,” kata Erdogan, saat pertemuan Majelis Umum Keuangan 2018 Dewan Hubungan Ekonomi Asing (DEIK), di Istanbul, Minggu (23/12).

Selain itu, Kementerian Luar Negeri Turki juga menyampaikan belasungkawa.

“Kami berharap rahmat Allah menyertai orang-orang yang kehilangan nyawa, pemulihan yang cepat bagi yang terluka dan menyampaikan belasungkawa kami kepada saudara di Indonesia,” demikian bunyi pernyataan itu, seperti dimuat Yenisafak.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, juga tak mau ketinggalan menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo atas bencana tsunami yang menghantam wilayah pesisir Selat Sunda. Ucapan itu dimuat di situs web Kremlin.

 

 

“Rusia berbagi kesedihan dengan negara sahabat Indonesia,” kata Putin, seperti dimuat kantor berita TASS.

“Saya meminta Anda untuk menyampaikan kata-kata simpati dan dukungan yang tulus kepada kerabat dan teman-teman mereka yang meninggal dan berharap pemulihan yang cepat untuk semua yang terluka dalam bencana alam ini,” sambungnya.

Ucapan duka cita juga disampaikan pemimpin kerajaan Belanda, Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima.

Dalam akun instagramnya, mereka berdua mengucapkan duka serta doa kepada para korban tsunami di Selat Sunda.
“Kerajaan Belanda menyampaikan ucapan dukacita dan belasungka kepada semua korban dan keluarganya,” kata keduanya.

Kerajaan Belanda menyatakan siap memberikan bantuan untuk Indonesia. Terutama untuk membantu korban yang selamat dari dampak tsunami.