Elektabilitas Capres 2024: Prabowo Pesaing Berat Tiga Gubernur di Jawa

Nasional

NOTULA – Selain kinerja presiden dan wapres, calon presiden (Capres) untuk Pilpres 2024 juga menjadi bahasan dalam survei Parameter Politik Indonesia yang dilakukan pada 3-8 Februari 2021.

Pada bab ini, Parameter Politik Indonesia memulai pemetaan dengan menanyakan latar belakang tokoh yang patut dijadikan Capres/Cawapres.

Hasilnya, 30,2 persen dari total 1.200 responden cenderung memilih tokoh dari kalangan militer (Capres) dan sipil (Cawapres). Sisanya, 26,1 persen memilih sipil-sipil, 18,6 persen sipil-militer, 11,1 persen militer-militer, dan 14 persen tidak menjawab.

Selanjutnya Parameter Politik membuat pertanyaan terbuka untuk responden terkait, “Jika pemilihan presiden dilaksanakan saat ini, dan Presiden Joko Widodo tidak boleh mencalonkan diri lagi, siapakah yang akan anda pilih menjadi presiden?”.

Hasilnya, dari 19,9 persen responden menyatakan Prabowo Subianto masih sebagai pilihan, disusul tiga nama gubernur di Jawa, Anies Baswedan (11,9 persen), Ganjar Pranowo (11,3 persen) dan Ridwan Kamil (4,1 pesen).

Sedang enam orang lainnya masuk 10 besar top of mind Capres, yakni Tri Rismaharini (4 persen), Agus Harimurthi Yudhoyono atau AHY (3,8 persen), Gatot Nurmantyo (2,7 persen), Sandiaga Uno (2,1 persen), Jusuf Kalla (2 persen) dan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok (1,8 persen).

Pada rentang persentase terendah, mulai 1,6 persen hingga 0,2 persen, ada nama tokoh lain yang juga bertengger sebagai capres pilihan responden, seperti Ustad Abdul Shomad, Mahfud MD, Habib M. Rizieq Shihab, Puan Maharani, Hary Tanoesoedibjo, Khofifah Indar Parawansa, Susi Pudjiastuti, Surya Paloh, Najwa Shihab, Muhaimin Iskandar, Erick Thohir, Nurdin Abdullah dan Nadiem Makarim.

Saat Parameter Politik Indonesia menyajikan 15 nama tokoh-tokoh yang juga disebutkan responden, paling banyak responden memilih Prabowo Subianto, dengan persentase 22,1 persen. Di urutan selanjutnya ada Anies Baswedan (14,6 persen), Ganjar Pranowo (13,9 persen), Ridwan Kamil (6,3 persen) dan Tri Rismaharini (5,8 persen).

Sementara 10 nama sisanya yang diplih ialah AHY (5,3 persen), Sandiaga Uno (4,1 persen), Jusuf Kalla (3,8 persen), Gatot Nurmantyo (3,4 persen), Ustad Abdul Shomad (2,9 persen), Mahfud MD (2 persen), Erick Thohir (1,8 persen), Khofifah Indar Parawansa (1 persen), Puan Maharani (0,8 persen) dan Moeldoko (0,2 persen).

Tak sampai disitu, seperti dikutip dari RMOL.id, Parameter Politik Indonesia kembali menyaring 10 nama tokoh yang bisa dipilih para responden di dalam survei ini.

Hasilnya, nama Prabowo Subianto masih bertengger di urutan pertama dengan persentase 23,1 persen. Disusul Anies Baswedan 15,2 persen, Ganjar Pranowo 14,9 persen, Ridwan Kamil 6,8 persen, Tri Rismaharini 6,5 persen, AHY 6,3 persen, Sandiaga Uno 4 persen, Jusuf Kalla 3,9 persen, Ustad Abdul Shomad 3,7 persen dan Gatot Nurmantyo 3,5 persen. Sementara 12,1 persen responden ragu-ragu menjawab.

Parameter Politik mencatat, margin of error survei yang dilakukan dengan metode telpon ini kurang lebih 2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.