NOTULA – Mantan Kepala Badan Intelejen ABRI, Mayjen TNI (Purn) Zacky Anwar Makarim, menyampaikan pembelaan untuk mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus), Mayor Jenderal TNI (Purn) Soenarko.

Secara tegas dia mengaku khawatir dengan keamanan Indonesia ke depan, pasca-penangkapan Soenarko yang juga mantan Komandan Panglima Daerah Militer Iskandar Muda itu.

Dia mengaku, sebelumnya dia mendapat kunjungan para purnawirawan Kopassus.

“Ratusan jumlahnya, ada yang dari Serang, Batujajar, ada juga yang dari Kandang Menjagan Solo. Mereka mendesak datang menyampaikan kerisauan yang ada. Ingat, ada ribuan pensiunan Kopassus,” tutur Zacky, dalam konferensi pers bersama tim kuasa hukum Soenarko dan sejumlah purnawirawaan, di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Jumat (31/5).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, Ia melihat suasana saat ini tidak bagus untuk perkembangan situasi keamanan nasional ke depan nantinya.

“Kami tetap menghargai jalur hukum yang ada,” imbuhnya, seperti dikutip dari rmol.co.

Namun Zacky mengingatkan, Soenarko punya jasa sangat besar dan mendapat pujian dari dunia internasional. Sebab itu dia sangat prihatin, kalau Soenarko justru dituduh makar.

“Jangan sampai kita mengalami perang saudara karena persoalan ini. Sekarang Pak Sunarko yang merupakan seorang patriot dituduh makar,” katanya.