Dokter Wafat karena Covid-19 Jadi 141 Orang, Terbanyak Jawa Timur

Nasional

NOTULA – Hingga Senin (26/10/2020), sebanyak 141 dokter meninggal dunia karena Covid-19.

Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) kembali menginformasikan, jumlah dokter dan tenaga medis yang wafat saat bertugas menangani pasien, berdasar data per 25 Oktober 2020, terus bertambah.

Selama satu semester penyebaran Covid-19 di Indonesia, PB IDI mencatat, jumlah dokter yang meninggal mencapai 141 orang.

Data sebelumnya yang dirilis 15 Oktober lalu, ada 136 dokter wafat. Jika dirinci, para dokter yang wafat karena terinfeksi Covid-19 itu terdiri dari 75 dokter umum (5 guru besar), dan 64 dokter spesialis (5 guru besar), serta 2 residen dari 18 IDI wilayah provinsi dan 66 IDI cabang kota/kabupaten.

Dikutip dari RMOL.id, berdasar data per provinsi, jumlah dokter wafat paling banyak ada di Jawa Timur, sebanyak 35 dokter.

Disusul Sumatera Utara 23 dokter, DKI Jakarta 20 dokter, Jawa Barat 11 dokter, dan Jawa Tengah 10 dokter.

Untuk angka kematian dokter di rentang 5 hingga 10 orang berada di Sulawesi Selatan sebanyak 6 dokter dan Bali 5 dokter. Di bawah 5 orang ada di Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Aceh, dan Riau 4 dokter.

Kemudian Kalimantan Timur dan Banten 3 dokter. Kepulauan Riau, Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Utara 2 dokter. Sedang Papua Barat 1 dokter.

Berdasar jenis kelamin, dokter yang paling banyak meninggal karena Covid-19 adalah laki-laki, mencapai 85 persen atau sebanyak 120 orang. Sedang dokter perempuan 15 persen dari total jumlah dokter yang wafat, atau 21 orang.