Diperiksa 8 Jam, Anies Dicecar 33 Pertanyaan

Nasional

NOTULA – Anies Baswedan mengaku dicecar 33 pertanyaan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, dan semuanya dijawab sesuai fakta.

Gubernur DKI Jakarta itu hadir di maskas polisi untuk mengklarifikasi atas dugaan tindak pidana tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan saat acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab di Jalan Paksi, Petamburan III, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/20) malam lalu.

“Ada 33 pertanyaan yang tadi disampaikan (penyidik),” tutur Anies, usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/11) malam.

Dia juga menjelaskan, berbagai pertanyaan yang diajukan penyidik Polda Metro Jaya dijawabnya berdasarkan fakta-fakta yang terjadi di lapangan.

“Semuanya sudah dijawab seusai dengan fakta yang ada, tidak ditambah tidak dikurangi,” sambung Anies, seperti dikutip dari RMOL.id.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat, mengatakan, pemanggilan pada Gubernur DKI Jakarta itu untuk bisa menjelaskan status DKI di masa pandemi Covid-19.

“Kalau status DKI saat ini dalam keadaan PSBB, maka ada ketentuan lain. Pertanyaanya kepada penyelenggara negara di daerah, bagaimana ketentuanya, ada yang dilanggar gak pada acara itu, kalau ada yang dilanggar, maka terjadi pidana,” kata Tubagus di Mapolda Metro Jaya, Selasa siang.

Tubagus juga mengatakan, saat ini pihaknya baru memulai tahap penyelidikan selama dua hingga tiga hari kedepan. Tahapan ini, sambung dia, untuk menjawab apakah ada perbuatan tindak pidana atau tidak dalam acara akad nikah dan Maulid Nabi Muhammad SAW di markas FPI Petamburan, Jakarta Pusat.

Pasalnya, acara di markas FPI itu diduga melanggar Pasal 93 Jo Pasal 9 UU No 6/2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan dan atau Pasal 216 KUHP.

“Jadi tergantung dari hasil penyelidikan ini. Setelah hasil krarifikasi ini dilakukan dengan beberapa bukti, ini baru akan dilakukan gelar perkara untuk dinaikan penyidikan, baru menentukan siapa tersangkanya,” beber Tubagus.