Din Peroleh Order of The Rising Star, Gold, and Silver Star dari Pemerintah Jepang.

NOTULA – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah yang kini Ketua Centre for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC), Din Syamsuddin, dianugerahi Bintang Jasa “Order of The Rising Star, Gold, and Silver Star” dari pemerintah Jepang.

Din Syamsuddin dinilai telah memberikan kontribusi dalam mendorong persahabatan dan pemahaman antara Jepang dan masyarakat Islam Indonesia.

Penyerahan Bintang Jasa sebelumnya telah dilakukan oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kepada Din Syamsuddin, di Istana Kekaisaran Jepang, 6 November 2018.

Dan sebagai bentuk apresiasi, Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia menggelar perayaan khusus di kediaman Duta Besar Jepang Masafumi Ishii, Jalan Daksa V No 82-84, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/1) malam.

“Pak Din sangat berkontribusi dalam menyampaikan pentingnya Islam kepada masyarakat Jepang, dia juga sangat membantu pemerintah Jepang menyelenggarakan berbagai program bantuan kepada pesantren untuj pendidikan Islam di Jepang,” ungkap Dubes Masafumi.

Masafumi juga menuturkan hal yang paling penting yaitu Din Syamsuddin merupakan salah satu sahabatnya, dan Din sendiri memiliki banyak kolega di Jepang.

“Maka saya merasa sangat senang, bahagia, kami dapat memberikan penghargaan kepada tokoh seperti beliau,” kata dia, seperti dikutip dari rmol.co.

Sementara Din menyampaikan, penghargaan itu dia peroleh lantaran perannya mendekatkan Indonesia dengan Jepang dalam mewujudkan perdamaian.

“Itu yang saya lakukan selama 20 tahun terakhir dalam kapasitas sebagai Presiden-Moderator Asian Conference of Religions for Peace (ACRP) yang bermarkas di Tokyo sejak 2007, karena itu saya sering dialog dan bertemu tokoh-tokoh berbagai agama di Jepang,” kata Din dalam acara yang juga dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri, AM Fachir.

Sejak menjabat Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din telah menjalin hubungan erat dengan berbagai tokoh Jepang, penghargaan ini juga menjadi daftar ketujuh pada tingkat internasional yang diterimanya.

Pada 2017 dia menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Fatoni Thailand di bidang Studi Islam, menerima penghargaan Bintang Kelas Satu (Al-wisām li Addarajah al-Ūla) dari Kerajaan Jordania, Lifetime Achievement Award dari World Chinese Economic Forum (2014), Ordine della stella d’Italia dari Pemerintah Italia (2013), dan Muslim Figure Award dari Pemerintah Penang (2012).