Dikabarkan Terpapar Covid, Humas: Kondisi Kesehatan Walikota Turun

Malang Raya

NOTULA – Kondisi Kesehatan Walikota Malang, Sutiaji, dikabarkan menurun dalam beberapa hari terakhir. Sementara itu kabar di media sosial menyebutkan walikota positif Covid.

Menyikapi kesimpangsiuran itu, Humas Pemkot Malang, Nur Widianto, kepada wartawan, Senin (30/11/20), mengatakan, memang kondisi walikota sepekan belakangan ini menurun, karena agenda kerja yang padat dan melelahkan.

Soal suara-suara masyarakat di media sosial, Wiwit, panggilan akrabnya, mengapresiasi. “Saya kira itu bentuk pedulian warga terhadap kotanya ya, termasuk di dalamnya ada pak walikota,” kata dia.

Karena kondisinya, Sutiaji akhirnya menjalani tes cepat Covid, hasilnya non reaktif. “Juga sudah dilakukan tes usap atau swab. Nah untuk swab ini kita masih menunggu hasilnya,” jelas Wiwit.

Dijelaskan juga, di lingkungan Pemkot Malang juga telah dilakukan tes cepat Covid. Hasilnya, 15 orang eksekutif hasil tesnya reaktif, mengarah ke indikasi Covid-19.

Ke-15 orang itu selama ini memang memiliki kontak erat dengan Sutiaji.

Work From Home

Pada kesempatan yang sama, Wiwit juga membenarkan, Sekda Kota Malang, Wasto, kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Meski begitu, hingga kini hasil observasinya juga belum diterima pihak Pemkot.

Selanjutnya, untuk mencegah penyebaran virus agar tidak meluas, per 1 Desember 2020, ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemkot Malang, termasuk OPD (Organisasi Perangkat Daeah) akan menjalani work from home (WFH/bekerja dari rumah). Selain itu, apel pagi juga ditiadakan.

“Berdasar SE (Surat Edaran) Walikota Nomor 28/2020 tentang Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 bagi ASN dan Karyawan/wati BUMD, ada 2 poin utama, per 30 Nopember 2020, apel bagi ASN dan karyawan/wati BUMD Kota Malang dinihilkan,” katanya.

Dan kedua, dilaksanakannya WFH, dengan pengaturan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).