Diduga Selingkuh, Kantor Kades Ngenep Digerudug Warga

Malang Raya

NOTULA – Warga Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Senin (26/10/2020), mendatangi kantor desa, menuntut Kepala Desa (Kades) Ngenep, S, mengundurkan diri.

Desakan warga itu dipicu dugaan perselingkuhan yang dilakukan S. Warga mengaku sangat kecewa bila perbuatan itu memang terjadi.

“Kami sebagai warga kecewa dan berharap bapak kepala desa segera menundurkan diri,” tutur Erick, salah satu warga.

Menurut dia, kepala desa kedapatan melakukan tindak dugaan perzinahan dengan asisten rumah tangga (ART) nya.

Menyikapi itu, pihak desa dan warga langsung mengadakan rapat, untuk memperoleh titik terang. Sayangnya sang Kades tidak bisa hadir, pertemuan pun akhirnya dipimpin Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Supriyana.

Pihak kantor desa sendiri belum bisa memberi keterangan perihal dugaan perzinahan itu. Hingga berita ini diturunkan, rapat di Balai Desa Ngenep masih berlangsung dan berjalan alot.

Berdasar catatan notulanews.com, bila kasus perselingkuhan yang disangkakan kepada Kades Ngenep benar terjadi, perbuatan melawan hukum itu masuk ranah Pasal 284, ayat (1), angka 1, huruf a, KUHP.

Sanksinya, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan. Perbuatan perselingkuhan dimaksud di ranah KUHP masuk kategori “gendak” atau “overspel”.