Diduga Karena Arus Air, Plengsengan Jembatan Kedungkandang Ambrol

Malang Raya

NOTULA – Plengsengan jembatan Kedungkandang ambrol. Diduga karena arus air cukup deras.

Padahal plengsengan jembatan yang ada di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, itu baru selesai dibangun.

Berdasar data yang dihimpun di lapangan, debit air Sungai Amprong memang tinggi pada Minggu (22/11/20) malam, setelah diguyur hujan deras sore hari hingga petang.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Hadi Santoso, mengatakan, plengsengan yang longsor itu tambahan.

Dia memang minta ada jalan dari utara. “Maksudnya kalau Jalan Muharto padat, alternatifnya bisa ke jalur bawah,” katanya kepada wartawan.

Dikatakan juga, plengsengan yang ambrol itu selesai dikerjakan Sabtu lalu, bersamaan dengan yang ada di seberangnya.

“Saya tidak tau persis, karena ambrolnya sekitar pukul delapan atau jam Sembilan malam,” tukasnya.

Selanjutnya, kata dia lagi, plengsengan yang ambrol akan diganti beton, bukan susunan batu lagi. “Yang penting pondasinya tidak apa-apa.”

Pengerjaan plengsengan yang ambrol itu harus sudah selesai dalam tiga minggu ke depan. Dan menurut rencana akan diresmikan walikota, 23 Desember mendatang.