Di Bawah Joe Biden, AS Lebih Ramah pada Islam dan Indonesia

Nasional

NOTULA – Presiden AS terpilih, Joe Biden, diyakini menjadi angin segar bagi Islam dan Indonesia.

“Biden akan lebih ramah terhadap Islam, termasuk pada Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar di dunia,” tutur pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, Senin (9/11).

Sia menilai, dalam kampanyenya Biden turut meminta dukungan dari umat Islam AS dan berjanji staf Gedung Putih akan diisi kalangan Islam.

Sedangkan pada masa Donald Trump empat tahun ke belakang, Amerika Serikat dinilai sangat rasis, bahkan cenderung anti-Islam.

“Soal hubungan diplomatik Indonesia dengan AS di bawah Biden, saya rasa akan semakin membaik,” imbuhnya, seperti dikutp dari RMOL.id.

Joe Biden terpilih sebagai Presiden AS setelah melewat 270 electoral votes pada Sabtu lalu (7/11), jauh meninggalkan petahana, Donald Trump, yang hanya meraih 214.