Demokrasi Melemah, Negara Seolah Beri Ruang bagi Buzzer

Nasional

NOTULA – Indeks demokrasi Indonesia turun lantaran negara seakan memberi ruang kepada para pendengung (buzzer) politik di sosial media. Demokrasi telah mengalami kemunduran, bahkan terdengar sebagai cacat demokrasi.

Demikian dikatakan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada sambutan Malam Silaturahmi dan Kontemplasi Partai Demokrat, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/4/22).

“Yang sering membuat rakyat marah adalah ketika negara seolah memberi ruang luas kepada buzzer-buzzer politik untuk bebas beroperasi, tujuannya untuk membungkam suara kritis rakyat,” tegas AHY.

Masih menurut AHY, baik partai politik maupun media massa, juga civil society, banyak dibungkam dan diserang oleh buzzer jika berbeda pandangan dengan pemerintah.

Untuk itu, seperti dikutip dari rmol.id, dalam kapasitasnya sebagai ketua umum partai, AHY mengingatkan pemerintah agar mampu menjaga stabilitas politik.

“Bahwa kami punya hak dan kewajiban untuk terus mengingatkan, jangan sampai terjadi pergeseran,” tutupnya.