NOTULA – Jangan pandang sebelah mata. Defisit neraca perdagangan Indonesia Indonesia pada April yang menjadi terburuk sepanjang sejarah, jelas sangat berbahaya.

Defisit yang mencapai 2,5 miliar dolar AS itu berpotensi menjadi pelecut people power yang sebenarnya.

Demikian diingatkan politisi senior Partai Golkar, Zainal Bintang, dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Kamis (16/5).

Dia juga menguraikan, defisit itu menjadi bukti bahwa bidang ekonomi pemerintahan Joko Widodo telah terjun bebas. Apalagi harga-harga kebutuhan pokok masyarakat serba mahal.

“Situasi itu diperparah lagi oleh stagnasi ekonomi dan perdagangan yang membuat uang tidak banyak berputar,” jelasnya.

Sejarah bangsa ini telah mencatat bahwa masalah ekonomi telah menjadi pelecut gelombang people power pada 1998. Saat itu Presiden Soeharto ditumbangkan, karena gagal meredam laju krisis moneter.

“Sejarah mencatat dan sejarah berulang, l’histoire se répète,” sambung Zainal, seperti dikutip dari rmol.co.

Karena alasan itu, dia menilai, bukan tidak mungkin sejarah people power tahun 1998 bisa kembali terjadi, mengingat kini masyarakat juga mulai dilanda masalah ekonomi.

“Kesulitan ekonomi bisa menjadi trigger people power yang sebenarnya,” pungkasnya.