Dedi Tak Sepakat Pikiran Akademis Rocky Gerung Dipidanakan

Nasional

NOTULA – Semua kalangan diminta menghentikan budaya lapor-melapor karena perbedaan gagasan pemikiran yang bersifat intelektual atau akademis. Permintaan itu disampaikan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat untuk Jokowi-Maruf Amin, Dedi Mulyadi.

Mantan Bupati Purwakarta itu merasa tak sepakat terkait pelaporan terhadap pengamat politik dan filsuf Rocky Gerung ke kepolisian atas dugaan penistaan agama. Bagi Dedi, yang disampaikan Rocky itu sifatnya pemikiran intelektual dan akademis.

“Saya tidak menyepakati siapa pun, baik kubu 01 atau 02, memidanakan gagasan atau pikiran akademis. Gagasan pemikiran akademis bukan ujaran kebencian,” tegasnya, seperti dikutip dari rmol.co, Kamis (31/1).

Dedi yang juga budayawan itu menilai, kriminalisasi ide atau gagasan hanya akan membangkrutkan khasanah intelektual. Dia meminta budaya mengkriminalisasi ide atau gagasan dihentikan.

“Apakah kepada Pak Rocky Gerung atau siapa saja. Tolong hentikan kriminalisasi gagasan atau intelektual. Itu hanya akan membangkrutkan khasanah intelektual,” tambahnya.

Dia juga meminta semua pihak menghormati kebebasan berpikir. Jika ada yang tidak sepakat dengan gagasan dan pikiran itu, lawanlah dengan ide dan pikiran. “Hentikan kriminalisasi intelektualitas, karena kita akan menjadi masyarakat bodoh,” Dedi mengingatkan.

Dia juga mengajak masyarakat menggunakan kekuatan logika dalam menyelesaikan problem bangsa, bukan logika kekuatan. “Logika kekuatan dengan kerumunan itu hanya akan melahirkan kebodohan baru,” tandas dia.