Datangi Pengadilan Tinggi, Fadli Curiga Dhani Ditahan Tanpa Penetapan Hakim

Nasional

NOTULA – Ingin mengetahui alasan penahanan Ahmad Dhani yang divonis 1,5 tahun penjara, Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, mendatangi Pengadilan Tinggi DKI Jakarta di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (4/2).

“Ini agenda kami dalam rangka melakukan pengawasan, karena kasus Ahmad Dhani ini secara hukum agak rumit, terutama penahannnya,” jelas Fadli.

Dia berpendapat, persoalan Ahmad Dhani seharusnya tidak sampai tahap penahanan. Sebab pihak yang bersangkutan tengah mengajukan banding. Artinya, putusan hakim belum inkrah.

“Lalu atas dasar apa saudara Ahmad Dhani ditahan? Dan pihak pengacara sudah melakukan banding pada hari Kamis (31/1). Sehingga, harusnya tidak ada alasan menahan saudara Ahmad Dhani,” tegas Fadli yang juga anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi itu.

Dijelaskan juga, berdasar Kitab Undang Undang Hukum Pidanan (KUHP), vonis PN Jakarta Selatan terhadap Ahmad Dhani belum bisa dikatakan inkrah. “Karena keputusan di Pengadilan Negeri itu bukan keputusan yang inkrah, dan menurut KUHP tak boleh ada penahanan. Itu tanpa ada penetapan,” tegasnya.

Fadli Zon, seperti dikutip dari rmol.co, curiga penahanan Ahmad Dhani yang juga Caleg Partai Gerindra itu di luar penetapan hakim.

“Jadi, tidak boleh kejaksaan melakukan penahanan tanpa ada penetapan hakim. Nah kita mau memeriksa, adakah penetapan hakim, sehingga tidak ada abuse of power,” pungkasnya.