Dahnil: Bahaya, Pejabat Publik Anggap Uang Negara Milik Penguasa

Nasional

NOTULA – Pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kementeriannya terkait asal gaji ASN, terus menuai kritik. Sejumlah kalangan malah menilai bahaya.

Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, menilai apa yang dilakukan Menteri Rudi berbahaya, sebab menganggap uang negara yang diberikan untuk menggaji ASN itu milik pemerintah yang berkuasa.

“Bahaya sekali, ketika pejabat publik membangun perspektif uang negara yang berasal dari rakyat itu sebagai uang penguasa,” tegasnya, dalam akun Twitter pribadi, Kamis (31/1).

Selain berbahaya, Dahnil juga menilai pertanyaan Menkominfo itu intimidatif. Dalam pertanyaan itu, Rudi hanya memberi dua pilihan, yaitu pemerintah atau pihak lain. Sementara nadanya saat bertanya cenderung meninggi.

“Itu mengintimidasi ASN dengan pertanyaan yang intimidatif dan cenderung menghina nalar sehat,” pungkas Dahnil, seperti dikutip dari rmol.co.