Cari Warga Griya Sulfat Inside yang Terbawa Arus, Basarnas Susuri Sungai Bango

Malang Raya

NOTULA – Selasa (19/1/21) pagi ini, Badan SAR Nasional (Basarnas) Surabaya membentuk 4 tim untuk menyusuri Sungai Bango, mencari keberadaan Roland Sumarna, warga Griya Sulfat Inside, Bunulrejo, Kota Malang, yang rumahnya longsor dan ia terbawa arus.

Tak hanya itu, sebagai antisipasi longsor susulan, mengingat curah hujan masih tinggi, belasan warga di perumahan itu mulai menyelamatkan barang-barangnya, untuk dibawa ke tempat pengungsian sementara.

Seperti diberitakan, Senin (18/1/21), hujan lebat yang mengguyur Kota Malang mengakibatkan banjir di mana-mana. Di perumahan Griya Sulfat Inside, Bunulrejo, Blimbing, salah satu halaman rumah dan pembatas digerus air hingga longsor.

Pemilik rumah yang saat itu tengah membersihkan saluran air di depan rumahnya, Roland Sumarna (40), mengalami naas. Ia ikut terbawa arus longsor menuju aliran Sungai Bango yang memang persis di sebelah rumahnya. Hingga kini Roland belum ditemukan keberadaannya.

Pagi ini, belasan jiwa dari 3 keluarga, mengangkuti barang-barangnya, dibawa mengungsi di rumah milik ketua RT setempat. Ada 13 warga yang mengungsi, berasal dari 4 rumah yang baru ditinggali. Griya Sulfat Inside memang perumahan baru.

Sejumlah warga yang ditemui memang mengaku khawatir, karena kontur tanah yang masih bergerak, pasca longsor petang kemarin.

Selain menyediakan lokasi pengungsian, warga setempat juga ikut membantu evakuasi barang, serta penyediaan kebutuhan pokok para pengungsi.

Pada bagian lain, karena Senin (18/1/21) malam cuaca tidak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian Roland Sumarna, pagi ini Tim SAR Gabungan ang dipimpin langsung Basarnas Surabaya, Kembali melakukan pencarian.

Baca Juga :

a
Untuk itu Basarnas membentuk 4 tim, selanjutnya mereka bertugas menyisir aliran Sungai Bango yang bermuara ke Sungai Brantas. Hingga berita ini ditulis, proses pencarian masih berlangsung. Dan demi keamanan, perumahan Griya Sulfat Inside ditutup sementara.