BIN Diminta Ungkap Motif di Balik Isu Penundaan Pemilu

Nasional

NOTULA – Isu penundaan Pemilu tidak bisa dibiarkan begitu saja oleh negara, karena isu yang disuarakan elite partai politik itu sudah membuat gaduh, bahkan melanggar konstitusi.

Karenanya, Kongres Pemuda Indonesia (KPI) mendorong negara, dalam hal ini Badan Intelijen Negara (BIN), segera turun tangan mengungkap dalang dan motif di balik isu penundaan Pemilu 2024 dan presiden tiga periode.

“Itu (usulan penundaan pemilu) sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan provokasi di masyarakat,” kata Presiden KPI, Pitra Romadoni, seperti dikutip dari rmol.id, Sabtu (5/3/22).

KPI juga meminta elite partai politik lebih mematuhi konstitusi, bijak bersikap dan menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Di masa-masa sulit seperti ini,sambung dia, tensi masyarakat sangat tinggi, karena harga bahan-bahan pokok melambung tinggi serta pandemi belum berakhir.

“Cek ombak yang dilakukan para petinggi partai politik itu sangat ekstrem, karena melawan konstitusi, dan tentu keputusan akhirnya berada di tangan rakyat Indonesia,” kata Pitra.

Pitra berharap isu itu tidak menjadi trigger pembangkangan konstitusi yang dapat menaikkan elektabilitas pimpinan partai dalam wacananya yang tidak berlandaskan hukum.