Bila Terlibat, KPK Harus Berani Beri Label Tersangka pada Dua Menteri

Sport

NOTULA – Pengusutan kasus dugaan korupsi di tubuh dua kementerian, Kemenpora dan PUPR, harus dilakukan transparan dan hingga tuntas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pernyataan itu disampaikan Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto, Senin (31/12). Bila perlu, tambahnya, pimpinan dua kementerian itu, Menpora Imam Nachrowi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, segera ditetapkan sebagai tersangka.

“Saya yakin KPK berani. Sebelumnya menterinya Jokowi, yakni Idrus Marham (Menteri Sosial ketika itu) juga ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK,” ungkap Andrianto.

Seperti diberitakan, sebelumnya KPK melakukan pengungkapan kasus dugaan korupsi lewat operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Kemenpora, dan selang beberapa hari giliran pejabat di Kementerian PUPR.

Menurut Andrianto, itu salah satu bukti bahwa di kedua kementerian itu sudah terjadi korupsi. Bukan tidak mungkin pula kedua menterinya juga ikut terlibat.

“Saya rasa sudah ada indikasi kuat bila di Kemenpora dan Kementerian PUPR bergelimang dengan KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme),” pungkas Andrianto, seperti dikutip dari rmol.co.