Bila Jadi Dilantik, Listyo Sigit Prabowo Kapolri Termuda

Nasional

NOTULA – Politisi PKS, Muhammad Nasir Djamil, menjelaskan, bila jadi dilantik, Komjen Listyo Sigit Prabowo bakal memecahkan rekor sebagai Kapolri termuda.

Dalam sebuah forum diskusi virtual, Jumat (15/1/21) malam, Nasir juga memprediksi penetapan Listyo Sigit Prabowo bakal berjalan mulus. Jenderal bintang tiga jebolan Akpol angkatan 1991 itu saat ini berusia 51 tahun.

“Beliau beda dengan lainnya, usianya lebih muda disbanding saat Tito Karnavian dicalonkan jadi Kapolri. Ada yang menyampaikan rekor juga di kepolisian, di bawah usia 51 tahun Komjen Sigit dicalonkan sebagai Kapolri,” katanya.

Merujuk pada Pasal 11 UU 23, sambung Nasir, yang bisa menjadi Kapolri, di samping perwira aktif, juga harus memperhatikan jenjang karir perwira tinggi itu.

“Bila kita lihat, Komjen Sigit sudah bintang tiga, maka dia memenuhi syarat formal sebagaimana diatur dalam UU. Tapi memang agak berbeda setelah Tito.Ketika Tito dicalonkan, ada lima angkatan yang dilompati,” katanya.

Dan pada saat masa jabatan Tito Karnavian berakhir, lanjut Nasir, Presiden Joko Widodo kembali mencari calon Kapolri seperti urut kacang.

“Artinya, mengambil angkatan 88, Pak Idham Azis, sementara Wakapolri Pak Gatot itu 88B. Ketika mencalonkan Kapolri menggantikan Idham Azis, presiden melompat lagi, ke angkatan 91, jadi ada beberapa angkatan yang dilewati, angkatan 88B, 89, dan 90,” rincinya.

Dia juga menambahkan, meski dalam UU tidak ada pembahasan khusus mengenai syarat batas usia dan angkatan, ada pengecualian jika dia perwira tinggi yang masih aktif dan memperhatikan jenjang karir yang bersangkutan.

Usai Kapolri Tito purna tugas, sambung dia seperti dikutip dari RMOL.id, tradisi polisi memberi kesempatan ke setiap angkatan untuk mencari sosok tepat yang layak memimpin Korps Bhayangkara.

“Bukan setelah 88 misalnya 89. Salama ini, setelah Pak Tito dicalonkan, berlangsung seperti urut kacang, dan itu seperti konvensi yang ada di tubuh Kepolisian RI,” katanya.

Nasir juga memberi perhatian terkait mudanya usia Sigit. Meski demikian Nasir meyakini mantan ajudan Presiden Jokowi itu pasti mampu menjadi penyeimbang di dalam instistusinya.

“Karena itu, dalam pandangan saya memang tidak mudah bagi Sigit, karena usianya yang masih muda. Tentu dengan pengalamannya, dia berusaha menjaga keseimbangan di tubuh Polri,” pungkasnya.