Biar Masyarakat Merasa Aman, Pemerintah Perlu Gunakan Role Model untuk Vaksin Covid-19

Kesehatan

NOTULA – Vaksin Sinovac sudah tiba di Indonesia, artinya ada secercah harapan bahwa pandemi Covid-19 di tanah air bisa segera diakhiri.

Meski begitu masih banyak masyarakat yang meragukan efektivitas dan keamanan vaksin saat disuntikkan ke tubuh mereka. Sehingga potensi penolakan masyarakat masih cukup besar.

Sebab itu, Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Profesor Zubairi Djoerban, meminta pemerintah menggunakan role model yang bisa dijadikan contoh masyarakat dalam proses vaksinasi.

“Sinovac Biotech sudah tiba dua hari lalu. Jumlahnya sejutaan. Ada baiknya Indonesia memakai role model untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada publik,” tutur Prof Zubairi, melalui akun Twitter @ProfesorZubairi, Selasa (8/12).

“Misalnya vaksinasi dilakukan lebih dulu kepada para menteri, influencer, atau wartawan. Berikutnya baru dokter,” sambung dia, seperti dikutip dari RMOL.id.

Terkait role model, Zubairi mengapresiasi sikap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang sejak awal menyediakan dirinya menjadi relawan vaksin Covid-19.

Itu penting, karena menjadi pemicu kepercayaan masyarakat terhadap vaksin Covid-19. Ujungnya, proses pemberian vaksin oleh pemerintah bisa lebih mudah, dan penyebaran Covid-19 bisa semakin dikendalikan.

“Jadi, apa yang dilakukan Kang Emil dengan menjadi relawan vaksin itu contoh bagus. Sehingga menepis ketakutan di masyarakat. Kalau perlu para role model yang divaksin itu memuat kisahnya di platform YouTube,” tandas Prof Zubairi.