Besok Memilih Bupati Malang, Kemana Suara Nahdliyin Berlabuh?

Malang Raya

NOTULA – Kontestasi pada Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Malang begitu terasa, terutama menebak kemana suara Nahdliyin bakal berlabuh, mengingat ada dua kandidat bupati yang sama-sama berlatar belakang dan dibesarkan NU.

Seperti diketahui, calon bupati nomor urut 01, HM Sanusi, dan calon bupati nomor urut 02, Hj Lathifah Shohib, sama-sama nahdliyin.

Menanggapi itu, pengamat politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Brawijaya (UB), Wawan Sobari PhD, optimis dua calon bakal berbagi suara dari NU.

“Warga Nahdliyin itu pemilih demokratis, cair. Mereka akan memilih sesuai hati nurani masing-masing. Jadi suara Nahdliyin bisa terbagi di kedua Paslon, 01 dan 02. Kalau ditanya mana yg lebih banyak, tentu survey yang bisa menjabar,” tutur Wawan via Whatsapp, Selasa (8/12/20).

Begitu juga soal hasil kampanye dua bulan lebih yang lalu, Wawan juga tak mau gegabah menjawabnya. Menurutnya, itu juga harus berdasar data survey. ”Tidak ada data survey,” tukasnya.

Meski bagitu, sambung Wawan, bila melihat pasca debat terakhir, pasangan 01 Dan 02 paling banyak dapat like di Youtube. “Pemirsa menyimak isi dan jalannya debat terakhir. Nah, sentimen positif dan negatif bisa dipetakan berdasarkan tone comment di Youtube saat debat,” rincinya.

Itupun tidak bisa digeneralisasi, sambungnya, karena tentu hanya mewakili yang menyimak di Youtube saja.

Yang pasti, jelas Wawan, baik pasangan 01 maupun 02 sama-sama punya pengalaman di pemerintahan. “Tapi pasangan calon 03 (Heri Cahyono-Gunadi Handoko) juga punya gagasan yang bagus-bagus, gagasan perubahan, terutama perubahan moral pemerintahan daerah, sesuai tagline Malang Jejeg,” paparnya.