Besok, 1.610 Personel Gabungan Kawal Sidang Praperadilan Habib Rizieq

Nasional

NOTULA – Senin (4/1/21) besok, sidang perdana praperadilan Habib Rizieq Shihab digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Sebanyak 1.610 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya sidang.

“Sebanyak 1.610 personel gabungan dari TNI, Polri dan Pemda, disiagakan untuk pengamanan sidang praperadilan besok,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/1/21).

Pengamanan dilakukan mulai dari di lokasi sidang hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. “Pengamanan mulai lokasi sidang hingga pengaturan jalur lantas,” katanya, seperti dikutip dari RMOL.id.

PN Jakarta Selatan telah menjadwalkan sidang pembacaan permohonan praperadilan yang diajukan kuasa hukum Rizieq Shihab, pukul 9.00 WIB, besok. PN juga juga telah menunjuk hakim tunggal untuk memimpin jalannya persidangan.

“Hakimnya Pak Akhmad Sahyuti, panitera penggantinya Agustinus Endri,” tutur Kepala Humas PN Jakarta Selatan, Suharno, secara terpisah.

Habib Rizieq melalui kuasa hukumnya telah mendaftarkan permohonan praperadilan atas penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan terhadapnya, dengan pihak tergugat Polda Metro Jaya.

Permohonan praperadilan itu didaftarkan pada 15 Desember 2020, dengan nomor registrasi 150/Pid.Pra/2020/PN.Jkt.Sel. Selain Habib Rizieq, kuasa hukum juga mendaftarkan praperadilan untuk empat tersangka kerumunan Petamburan lainnya, dengan berkas perkara terpisah.

Kuasa hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar, mengatakan, didaftarkannya gugatan praperadilan merupakan salah satu upaya menegakkan keadilan dan upaya elegan dari tim kuasa hukum untuk membela kepentingan hukum ulama.

“Ini upaya kami untuk menegakkan keadilan, memberantas dugaan kriminalisasi ulama dan meruntuhkan dugaan diskriminasi hukum yang terus menerus diduga terjadi kepada masyarakat, terutama jika berlainan pendapat dengan pemerintah,” tegas Aziz.