Beri Bingkisan Borgol, Bentuk Dukungan Pemuda Muhammadiyah untuk KPK

Nasional

NOTULA – Jajaran Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah berkunjung ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta, Kamis (10/1), dipimpin Sekjen Dzulfikar A Tawalla, sebagai bentuk dukungan pada KPK, menyusul terror di dua kediaman pimpinan KPK.

“Kami menilai teror itu rangkaian untuk mengganggu konsentrasi KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi,” jelas Dzulfikar.

Dia kembali mempertanyakan itikad baik penegak hukum dalam mengungkap teror kepada KPK. Salah satunya teror terhadap penyidik senior, Novel Baswedan, yang disiram air keras orang tak dikenal pada April 2017 lalu.

Hingga saat ini kasus memprihatinkan itu belum menemukan titik terang siapa pelakunya. Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemuda Muhammadiyah juga membawa bingkisan untuk KPK, berupa tiga buah borgol yang diterima langsung Jurubicara KPK, Febri Diansyah.

“Borgol pertama tentu untuk penyiraman air keras Novel Baswedan, kedua untuk menangkap pelaku teror, dan ketiga simbol penegakan hukum korupsi lainnya,” tegasnya, seperti dikutip dari rmol.co.