Belum Ada Sanksi untuk Pengembang yang Belum Menyerahkan Aset

Malang Raya

NOTULA – Penyerahan Tanah dan Administrasi Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) dilakukan di Ruang Anusapati, Kantor Bupati Malang. Sayang, pengembang yang hadir hanya 14 perwakilan saja.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat MM, mengatakan, targetnya 16 pengembng, tapi saat ini hanya 14 saja. “Kami akan terus sosialisasi kepada pengembang tentang pentingnya serah terima aset ini,” katanya.

Dia mengungkapkan, memang sering terjadi kesulitan diantara pengembang dan pihak Pemkab Malang. Tapi pihaknya terus sosialisasi rutin, karena permasalahan misskomunikasi sering terjadi.

“Kesulitannya di komunikasi dengan pertanahan, terkait posisi dengan penyerahan, aset, status, tata cara, dan mekanisme. Intinya kesulitan itu ada di teknisnya. Tapi saat ini sudah duduk bersama dan sudah diselesaikan,” katanya.

Wahyu juga mengatakan, terkait pengembang yang belum melakukan penyerahan, pihaknya belum menerapkan sanksi, karena sanksi jadi opsi paling akhir.

“Kami belum menerapkan sanksi, kita hanya mengharapkan kesadaran saja dari pengembang. Karena ini sangat penting dan bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Dia juga terus mensosialisasikan kepada pengembang, bahwa penyerahan ini sangat gampang.

Sebelumnya, penyerahan ini diadakan di ruang Anusapati, Kantor Bupati Malang, dan dihadiri Pjs Bupati Malang Sjaichul Ghulam, Kepala Koordinasi Wilayah Jatim, Didik Agung Widjanarko, dan beberapa Camat dan Kepala Desa di wilayah pengembang.

Penyerahan diadakan di ruang Anusapati, Kantor Bupati Malang, dihadiri Pjs Bupati Malang, Sjaichul Ghulam, Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, Kepala Koordinasi KPK Wilayah Jatim, Didik Agung Widjanarko, serta beberapa camat dan kepala desa terkait.