NOTULA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membenarkan, surat suara yang ditemukan di Selangor, Malaysia, dan sudah tercoblos untuk Capres Cawapres nomor 01 Joko Widodo-Maruf Amin dan caleg Partai Nasdem, itu asli yang dikeluarkan dari KPU RI.

Pernyataan itu disampaikan Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin, yang menyatakan, pihaknya sudah mendapat laporan dari Panwaslu di Malaysia.

“Apakah benar peristiwa (surat suara tercoblos) tadi terjadi? Ya, tapi apakah surat suara dalam keterangan konfirmasi jajaran kami yaitu Panwaslu luar negeri bisa dipastikan, dijawab dengan huruf tebal dan berfont besar, sedikit jengkel, ASLI PAK. Ini yang akan kami pastikan bersama teman-teman KPU,” kata Afif, di kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Kamis (11/4) malam.

Temuan surat suara yang telah tercoblos itu digunakan untuk pemungutan suara dengan metode pos. Metode itu untuk melayani pemilih yang jauh dari panitia pemilihan. Setelah mencoblos, pemilih mengirimkan kembali surat suara itu ke KPU melalui pos.

“Apakah itu orientasi surat suara untuk (metode) pos, dijawab jajaran kami memang surat suara (metode ) pos,” tambahnya.

Itu sebabnya, pemungutan suara di Malayasia bisa disebut rawan. Karena sebagian besar pemilih, menggunakan metode pos.

“Sebanyak 319.293 orang melalui metode pos, 112.536 orang lewat kotak suara keliling, dan 127.044 orang lewat TPS luar negeri,” tutupnya, seperti dikutip dari rmol.co.