NOTULA – Badan Reserse Kriminal Polri membatalkan pencekalan terhadap Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen.

Kepastian itu diperoleh seiring keluarnya surat pembatalan permohonan pencekalan terhadap Kivlan Zen ke Ditjen Imigrasi Kemenkumham.

Surat bernomor B/ 3248 a -RES 1.1.2/V/2019/BARESKRIM itu ditandatangani Wakil Direktur Tindak Pidana Umum, Kombes Agus Nugroho.

Sementara itu Kepala Subbagian Humas Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Sam Fernando, juga telah membenarkan keberadaan surat itu.

“Tadi pagi jam 03.00 WIB pagi surat pembatalannya dikeluarkan, surat cekal dicabut. Sudah diterima oleh imigrasi dan dicabut,” katanya kepada wartawan, Sabtu (11/5).

Meski begitu dia tidak menjelaskan alasan pencabutan status pencegahan. Imigrasi hanya meneruskan permintaan kepolisian yang dilayangkan lewat surat resmi.

Dia memastikan, setelah cekal dicabut, Kivlan bisa bepergian ke luar negeri kembali. “Boleh, sudah boleh ke luar negeri,” tambahnya, seperti dikutip dari rmol.co.

Diberitakan sebelumnya, polisi telah mengirimkan surat permohonan pencegahan terhadap Kivlan pada Jumat (10/5) malam. Kivlan dicegah ke luar negeri karena kasus dugaan makar.