Antisipasi Kluster Kantor, Balaikota dan DPRD Disteril

Malang Raya

NOTULA – Ditutupnya Kantor Pengadilan Negeri (PN) Malang, Senin (14/12/20) dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Selasa (15/12/20), membuat istilah kluster perkantoran merebak.

Mengantisipasi lonjakan kluster kantor, Walikota Malang, Sutiaji, memutuskan melakukan sterilisasi Gedung Balaikota dan Gedung DPRD Kota Malang, mulai Jumat (18/12/20) sampai Minggu (20/12/20).

“Sementara, besok Balaikota dan DPRD steril, tidak ada kegiatan apa-apa. Senin (21/12/20) mulai berkegiatan lagi,” jelas Sutiaji, didampingi Wakil Walikota, Sofyan Edi Jarwoko, di Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (17/12/20).

Selanjutnya, sambung dia, semua karyawan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Terkait adanya pegawai terindikasi reaktif, menurut dia, justru ini yang jadi alasan Balaikota disterilkan sementara.

“Semoga semua mengerti kondisi kita saat ini, zona merah memang bukan main-main,” ungkapnya.