Andi Arief: Izin Pak Polisi, Saya Akan Geruduk Balik Para Pemfitnah

Nasional

NOTULA – Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Andi Arief, serius melaporkan sejumlah pihak ke Bareskrim Polri, terkait tuduhan menyebarkan hoax tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos, Senin (7/1) besok.

“Besok saya akan laporkan para pemfitnah ke Bareskrim, yakni Arya Sinulinga anak buah Hari Tanoe, Hasto Sekjen PDIP, Ali Ngabalin, Guntur Romli, PSI dan tim TKN,” kata Andi Arief kepada redaksi, Minggu (6/1).

Dia bahkan sudah membentuk tim khusus untuk memudahkan tugas kepolisian. “Saya akan geruduk juga dengan baik-baik rumah mereka, untuk saya jemput, biar memudahkan tugas polisi. Saya sudah buat tim,” tegasnya.

Untuk itu dia memohon izin kepolisian demi keadilan. Sebab pada Jumat (4/1) lalu, rumah lamanya (sudah dijual) di Lampung telah didatangi tim Subdit II Cybercrime Polda Lampung.

“Kalau saya bisa digeruduk, perlakuan sama harus diterima para
pemfitnah saya. Itu namanya keadilan. Saya sudah mencatat alamat seluruh rumah pemfitnah saya. Saya mohon izin Pak Polisi, Saya akan geruduk baik-baik dan menyerahkan mereka ke polisi,” pintanya.

“Dalam kasus fitnah pada saya, draw saja saya tidak mau. Semua harus tahu batas, batas marah dan batas kebaikan. Anda bisa marah, orang lain juga demikian,” tegas mantan staf khusus presiden era Susilo Bambang Yudhoyono ini, seperti dikutip dari rmol.co.