Diperiksa 10 Jam, Amien Rais Dicecar soal People Power

NOTULA – Dengan status saksi kasus Eggi Sudjana, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, diperiksa sekitar 10 jam di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/5) malam.

Amien mengaku dicecar pertanyaan terkait ucapan people power yang dikatakan Eggi Sudjana. Dalam kacamata Amien, gerakan itu bisa juga disebut gerakan rakyat, bukan untuk menggulingkan pemerintahan yang saat ini ada.

“Intinya semua yang ditanyakan saya jawab apa adanya, dan saya ditanya people power itu, itu konstitusional, demokratis, dijamin prinsip HAM juga,” kata Amien di Polda Metro Jaya.

Seperti dikutip dari rmol.co, dia juga menjelaskan, dasar people power itu merujuk pada kecurangan yang terjadi saat perhelatan Pemilu 2019, bukan untuk melakukan tindakan makar.

“Jadi sesungguhnya people power enteng-etengan, bukan seperti yang mau menganti rezim atau menjatuhkan presiden, itu sama sekali jauh. Kalau sampai terjadi kecurangan, kejahatan Pemilu bersifat terstruktur, massif, dan sistematik, tentu kita enggak perlu lagi mengakui hasil KPU itu,” tegasnya.

Seperti diketahui, dalam kasus ini Eggi telah ditetapkan sebagai tersangka dan tengah menjalani masa penahanan untuk kasus dugaan makar.