Aliansi BEM UI Kecam Kekerasan Terhadap Ade Armando

Nasional

NOTULA – Kecaman dilontarkan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiwa Seluruh Universitas Indonesia (BEM se-UI) atas tindak penganiayaan yang menimpa pegiat medsos, Ade Armando, di sela acara unjuk rasa BEM SI di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/11).

Aliansi ini terdiri dari BEM UI, BEM IKM FKUI, BEM IM FKM UI, BEM FF UI, BEM FKG UI, BEM FIK UI, BEM Fasilkom UI, BEM FMIPA UI, BEM FT UI, BEM FIB UI, BEM FH UI, BEM FIA UI, BEM FEB UI, BEM FPsi UI, BEM FISIP UI, dan BEM Vokasi UI.

Menurut Ketua BEM UI, Bayu Satria Utomo, pihaknya berpegang teguh pada penghormatan hak asasi manusia (HAM). Untuk itu, Aliansi BEM se-UI mengutuk segala tindak kekerasan yang dilakukan massa aksi kepada Ade Armando.

“Kami mengecam keras segala bentuk provokasi, tindakan main hakim sendiri, serta berbagai bentuk tindak kekerasan pada setiap warga negara. Tindakan itu merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak warga negara Indonesia yang tercantum dalam konstitusi dan konvensi HAM internasional,” tegasnya, kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (12/4/22).

Dia menambahkan, pihaknya juga meminta aparat kepolisian bersikap tegas dan melakukan proses hukum kepada provokator yang menyebabkan kericuhan pada aksi massa itu.

“Sesuai Pasal 170 KUH Pidana dan Pasal 12 huruf n Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 9/2008 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Pelayanan, Pengamanan dan Penanganan Perkara Penyampaian Pendapat di Muka Umum,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, Ade Armando hadir memantau aksi demo mahasiswa dari BEM SI pada 11 April 2022 kemarin. Naas, Ade menjadi sasaran amukan massa.

Dosen UI itu menjadi bulan-bulanan sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya. Dia dipukuli hingga meneteskan darah dan luka parah, serta hampir telanjang.