Ahok Bebas, Komitmen Jokowi Memberantas Korupsi Diuji

Nasional

NOTULA – Presiden Joko Widodo menjadi ajang pembuktian komitmen pemberantasan korupsi yang digelorakan Jokowi. Dan kebebasan terpidana penista agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, bisa menjadi momentum.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem), Syafti Hidayat, sembari mengatakan, beragam kasus korupsi yang diduga melibatkan mantan gubernur DKI Jakarta itu harus diusut tuntas.

Pemerintah Jokowi, sambungnya, harus mau menyelesaikan kasus dugaan korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras dan reklamasi Teluk Jakarta.

“Kasus-kasus korupsi yang diduga melibatkan Ahok harus diusut tuntas. Seperti kasus Sumber Waras dan kasus reklamasi,” tegasnya, Sabtu (19/1).

Sedianya Ahok akan menghirup udara bebas pada 24 Januari nanti. Per tanggal itu juga, sambung Syafti, Jokowi memiliki momentum untuk membuktikan komitmennya dalam hal pemberantasan korupsi.

“Harus diusut tuntas. Komitmen Jokowi dalam pemberantasan korupsi harus diuji di sini. KPK tak boleh tutup mata dan harus bergerak cepat,” pungkasnya, seperti dikutip dari rmol.co.