Adhie M Massardi: Demokrasi Terancam, Saatnya Civil Society Konsolidasi

Nasional

NOTULA – Tokoh Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie M Massardi, memberikan dukungan moral untuk Ahmad Dhani secara nyata. Mantan Jubir Presiden Gus Dur itu akan mengkonsolidasikan kelompok civil society, menyikapi perkembangan demokrasi dan kecenderungan otoritarianisme pemerintahan Joko Widodo menghadapi perbedaan pendapat.

“Menyikapi ancaman terhadap demokrasi dan situasi politik terkini, saya sudah komunikasi dengan aktivis pegiat HAM Natalius Pigai, Bambang Isti Nugroho (Direktur Eksekutif Indonesian Democracy Monitor, Indemo), dan Kepala Pusat Pengkajian Nusantara Pasifik (PPNP) Haris Rusly Moti, mengagendakan konsolidasi kekuatan civil society,” kata Adhie kepada pers, di Jakarta, Kamis (31/1).

“Jadi ini bukan sekedar dukungan moral untuk Ahmad Dhani yang kebetulan sesama Gusdurian pecinta demokrasi dan kebebasan berekspresi, dan sekarang dibui karena berseberangan dengan penguasa,” tegasnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Dhani memang kerap melontarkan kritik vulgar kepada penguasa, dan kini divonis 1,5 tahun penjara oleh hakim Ratmoho, di PN Jaksel, Senin (28/1), karena cuitannya dianggap menebar kebencian.

“Banyak peristiwa sejenis yang membuat bangsa ini setback dalam berdemokrasi, dan kalau tidak disikapi secara tegas, perilaku penguasa akan tampak seperti kebenaran, dan bisa berlanjut,” tambah ketua umum Perkumpulan SwingVoters (PSV) ini.

Adhie percaya, secara moral Ahmad Dhani sudah sangat kuat, karena pasti sudah memperhitungkan segala risiko sebelum memutuskan meninggalkan dunia gemerlap untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat di medan politik jalanan.

Ahmad Dhani yang dikerangkeng rezim ini, tambah Adhie, sedang menjalankan takdirnya sebagai pemantik api pergerakan yang dipadamkan Fadjroel Rachman Cs, yang mematok cita-cita aktivis pergerakan hanya untuk menjadi komisaris perusahaan negara atau staf khusus di jajaran elite penguasa.

Lewat akun twitter @AdhieMassardi, penyair ‘Negeri Para Bedebah’ ini menulis: SALUT DHANI ketika para aktivis tinggal gelanggang napaki jalan kekuasaan jadi benalu di perusahaan negara dan malamnya ngambil mikrofon berkaraoke lagu nostalgia, Ahmad Dhani ninggalkan jagat gemerlap para Dewa ngambil mikrofon di mobil komando orasi persoalkan nasib rakyat.

“Insya Allah pekan depan kalangan civil society sudah bisa menyikapi situasi anomali demokrasi yang mencemaskan banyak orang ini,” kata Adhie, seperti dikutip dari rmol.co.