Abaikan SDM, Indonesia Selamat Hadapi Revolusi Industri 4.0?

Nasional

NOTULA – Cita-cita pemerintah yang ingin Indonesia berhasil dalam revolusi industri 4.0 kemungkinan besar akan gagal. Pasalnya, Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) tidak fokus membangun sumber daya manusia (SDM).

Pengamat politik dan filsafat, Rocky Gerung, menjelaskan, cita-cita itu tak akan terjadi jika pemerintah lebih mengutamakan infrastruktur ketimbang membangun SDM. Terlebih, pada kenyataannya, banyak anak Indonesia yang mengalami gangguan pertumbuhan alias stunting, karena kekurangan gizi.

“Bagaimana mungkin mencapai 4.0 itu, faktanya hari ini, menurut Bank Dunia, ada tujuh juta anak balita yang mengalami stunting. Logikanya ke mana itu?” tanya Rocky dalam diskusi ‘Peran Perempuan dalam Menjemput Kemenangan’ di Sekretariat Roemah Djoeang, Jalan Wijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (22/12).

Anak usia nol sampai lima tahun yang kekurangan gizi sudah pasti tidak bisa bersaing di masa depannya. Sebab, dalam 10 tahun ke depan, IQ seorang anak akan berkurang 30 persen.

“Anak yang sama, 10 tahun ke depan nutrisi tidak cukup, otaknya tidak cukup, tak mungkin fight dengan tetangganya di Philipina, Malaysia, dan Vietnam. Anak yang sama, begitu dia lahir sudah dibebani dengan Rp 30 juta utang pemerintah,” pungkas Rocky, seperti dikutip dari rmol.co.