NOTULA – Pengajuan gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 dari pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, sudah diterima Mahkamah Konstitusi (MK).

Seperti diketahui, tim kuasa hukum Prabowo-Sandi yang diketuai mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto, itu menyerahkan berkas gugatan ke MK pada Jumat (24/5) malam.

Berdasar jadwal yang ditetapkan MK, putusan sengketa Pilpres akan dibacakan pada 28 Juni nanti.

Setelah membuka pengajuan permohonan gugatan pada 21-24 Mei, maka pada 11 Juni akan dilakukan registrasi terhadap permohonan peserta Pilpres yang mengajukan sengketa.

Pada 14 Juni, MK menggelar sidang perdana. MK akan memutuskan lanjut atau tidaknya sengketa ke tahapan persidangan selanjutnya, dengan mempertimbangkan permohonan beserta barang bukti yang diajukan (putusan sela).

Selanjutnya pada 17 Juni, MK mulai melakukan sidang dengan agenda pemeriksaan pembuktian. Hal ini termasuk rangkaian dalam proses persidangan sengketa.

Tanggal 24 Juni merupakan sidang terakhir, dilanjutkan rapat permusyawaratan hakim pada 25-27 Juni.

Dan menurut rmol.co, agenda terakhir aalah pada 28 Juni, dengan agenda membacakan putusan sengketa Pilpres.