2018, Pelanggaran Disiplin Pidana Narkoba Anggota Polri Meningkat

Nasional

NOTULA – Di sepanjang 2018, anggota Polri yang melakukan pelanggaran disiplin dan tindak pidana terkait narkotika mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian, dalam paparan akhir tahun, di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (27/12).

“Pelanggaran disiplin konsumsi Narkoba meningkat 2,8 persen, sedangkan pelanggaran pidana Narkoba meningkat 221 persen,” kata Kapolri.

Pada 2017, jumlah personel Polri yang melanggar disiplin lantaran memakai Narkoba sebanyak 289 orang, sementara tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 297 orang.

“Jenis pelanggaran pidana Narkotika di tahun 2017 ada sebanyak 76 pelanggaran, sementara di sepanjang tahun 2018 ada 244 pelanggaran,” jelas Kapolri.

Peningkatan pelanggaran banyak terjadi karena pengawasan internal yang semakin gencar dilakukan atau bisa jadi peningkatan pidana Narkotika memang karena murni kenaikan kasus.

“Memang terjadi kenaikan atau operasi internal semakin kencang sehingga angkanya naik. Hal itu didorong oleh upaya proaktif dan ketegasan pimpinan Polri untuk menindak bentuk pelanggaran, termasuk yang dilakukan internal Polri,” jelas dia.

Secara keseluruhan, seperti dikutip dari rmol.co, jumlah pelanggaran disiplin tahun 2018 menurun 54 persen atau sebanyak 2.705 kasus dibandingkan tahun 2017 sebanyak 5.904.

Terakhir, jumlah pelanggaran Kode Etik Profesi Polri (KEPP) meningkat 67 persen atau sebanyak 1.287 kasus di 2018, dan pelanggaran pidana meningkat 70 persen atau sebanyak 292 kasus di tahun 2018.