2 Menteri Jokowi Diprediksi Segera Ditangkap KPK

Nasional

NOTULA – Kini nama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tengah menjadi buah bibir, setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan uang ratusan juta di laci ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, pemeriksaan ruang kerja Menag itu terkait kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama yang sebelumnya menyeret anggota DPR, M Romahurmuziy alias Romi, dalam operasi tangkap tangan di Jawa Timur, dan kini berstatus tersangka.

Menyikapi itu, Direktur Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan, memprediksi menteri Kabinet Kerja Jokowi itu segera menyusul Romi mengenakan rompi oranye lembag antirasuah.

“Terkait kasus korupsi Romi (Romahurmuziy), sebentar lagi mungkin ditangkap itu Menteri Agama Lukman Saifuddin,” kata Syahganda, dalam diskusi bertajuk “Kebangkitan Emak-emak Melawan Penjajahan Gaya Baru”, di Jakarta Selatan, akhir pekan (23/3).

Seperti diberitakan, total uang yang disita tim KPK dari laci Menag senilai Rp 180 juta dan 30 ribu dolar AS. Lukman, menurut Syahganda, seperti dikutip dari rmol.co, tidak konsisten dalam dalam penjelasannya.

“Pertama dia (Lukman) bilang uang itu uang honor. KPK membantah, itu bukan uang honor. Artinya itu uang korupsi kan. (Jadi) pasti ditangkap,” aktivis senior itu meyakinkan.

Tak hanya Lukman, masih menurut Syahganda, seorang pembantu Jokowi lainnya, yakni Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, juga berpeluang dijebloskan ke rumah tahanan KPK, didasari pengakuan Sekretaris Bidang Perencanaan dan Anggaran KONI, Suradi, dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, belum lama ini.

Suradi mengaku dimintai Sekjen KONI, Ending Fuad Hamidy, membuat daftar berisi uang bagi para pejabat di Kemenpora dan KONI. Salah satu nama dalam daftar itu berinisial ‘M’ tertulis uang Rp 1,5 miliar.

Suradi menjelaskan ‘M’ yang dimaksud adalah ‘menteri’. “Itu baru dari KONI. Belum dari kasus kemah pemuda,” kata Syahganda mengakhiri.